About Us



Want to be like you who have the spirit to master the internet from a slightly
 

Thursday, September 25, 2008

MENJADI ORANG YANG CERDAS

Nabi SAW bersabda : "Orang yang cerdas adalah orang yang bisa mengendalikan hawa nafsunya dan beramal untuk kehidupan setelah matinya. Dan orang yang bodoh adalah orang yang mengumbar hawa nafsunya dan orang yang mempunyai panjang angan-angan.(HR Tirmidzi).Dari hadits ini dapat dipahami bahwa sangat sederhana untuk menjadi orang yang cerdas itu. Pertama adalah bisa mengendalikan hawa nafsu yang liar itu. Kedua adalah beramal yang baik untuk persiapan setelah matinya. Pertanyaannya adalah bagaimana agar kita bisa mengendalikan hawa nafsu? Jawabannya ada dua yaitu yang pertama fal yastajibuulii dan yang kedua yaitu fal yu'minuubii. Fal yastajibuulii artinya kita harus senantiasa memenuhi perintah-perintah Allah SWT dan menjauhi apa-apa yang dilarang Allah SWT. Fal yu'minuubii artinya kita harus senantiasa mengokohkan keimanan kepada Allah SWT. Dengan demikian kita menjadi orang yang cerdas. Sekarang tips untuk mengokohkan keimanan yang sekiranya harus diketengahkan. Dalam benak kita (otak ini) harus diisi dengan tsaqafah-tsaqafah keislaman. Caranya kita harus sering membaca Al Qur'an, mendengarkan ceramah-ceramah agama baik media cetak atau elektronik. Kita harus sering-sering mendengarkan nasyid-nasyid islami. Sehingga dominansi otak kita reflek terpenuhi aspirasi dan inspirasi islam. Ini dalam konteks mengasah akal atau pola pikir atau cara berpikir kita. Nah, kemudian dalam konteks menjaga tingkah laku agar tingkah laku atau pola jiwa/sikap kita menjadi islami maka kita harus membiasakan kecenderungan(muyul) dengan amalan-amalan sunnah seperti shalat dhuha, shalat tahajud, shalat lail (malam) dsb. Otomatis aspirasi dan inspirasi islam akan menjasad dalam tubuh kita.Semoga.

0 comments:

Post a Comment

 
 

Copyright  ©  UP DATE SUBANINDRO