About Us



Want to be like you who have the spirit to master the internet from a slightly
 

Friday, October 10, 2008

MELALUI TULISAN, MAKSUD TERSAMPAIKAN

Oleh : Subanindro, S.Pd*

Kadang ada tipe manusia yang tidak cakap membuka pembicaraan terlebih dahulu. Atau kadang ada manusia yang banyak ide namun kurang bisa menyampaikan ide tersebut dengan baik sehingga ide itu hanya tertahan di kepalanya saja. Maksud dalam otak sudah cemerlang, namun orang lain sulit memahami tutur katanya. Atau maksud dalam otak selalu ada, namun tidak bisa menyampaikan lewat tulisan secara baik. Akibatnya, orang lain tidak mudah memahami maksudnya. Untuk itu, melihat tipe manusia yang seperti ini perlu diberikan jalan keluarnya.

Jalan Keluar
Jalan keluar ini sudah banyak dilakukan oleh wartawan, penulis buku, peneliti senior dll. Jalan keluar itu adalah selalu menulis itu sendiri. Saudaraku, perkara menulis siapapun bisa menulis. Jika gagal yakni maksud tulisannya tidak jelas atau jelek, mungkin karena kurang latihan saja. Sebagai penulis pemula tentu suatu hal yang wajar saja jika terasa ada yang janggal, misalnya. Sikap yang terbaik adalah mengulang untuk menulis. Tidak perlu cemas, tidak perlu takut dan terus menulis. Merangkai kalimat demi kalimat dengan penuh ketajaman inspirasi. Jika ada waktu senggang, tidak salah jika mulai menulis kalimat pada sehelai kertas. Kemudian mengumpulkannya lalu menyusun dalam sebuah paragraf. Setiap mendapat kalimat inti tidak pernah ditinggalkan begitu saja. Setiap ingat sebuah ide segera saja menulis. Meski belepotan tidak jadi masalah. Yang terpenting latihan menulis, semoga maksud tersampaikan. Sebenarnya sederhana saja langkahnya. Hanya bermodal kertas dan pulpen sudah bisa bicara, artinya jadilah tulisan dan maksud tersampaikan. Sangat mudah sekali, bukan? Tulisan ini sebenarnya terinspirasi oleh pertanyaan beberapa kolega; apakah bisa tanpa bicara lewat mulut tapi lewat tulisan, maksud tersampaikan. Nyatanya sangat bisa. Hanya kadang, tulisan harus baik dan benar, tidak redanden (makna bersayap). Inilah perlunya latihan menulis, menulis dan menulis.

Hikmah tulisan
Dari tulisan saja, kebijakan sang penguasa bisa saja berubah. Semula kebijakan sang penguasa mensengsarakan rakyat kemudian berubah menjadi mensejahterakan rakyat. Asalkan sang penguasa tercerahkan oleh tulisan tersebut. Itupun kalau sang penguasa menerima tulisan itu dengan sepenuh hati. Artinya openmind (mempunyai pikiran terbuka). Dari tulisan yang memikat, bisa saja orang kaya akan percaya kemudian menginvestasikan uangnya untuk modal usaha tertentu. Lalu si penulis mendapatkan kesempatan untuk mengelola usahanya. Dari tulisan, lamaran pekerjaan akan mudah didapat. Karena, tulisannya sangat menantang dan mencerminkan keahliannya. Dari tulisan seorang akan mudah mendapatkan jodohnya. Ini bisa terjadi asalkan tulisannya memang sangat memikat. Kejadian yang seperti ini bahkan seringkali terdengar. Karena seni menulisnya bergaya sangat romantis. Siapapun yang membacanya juga akan terpikat-pikat. Beberapa hikmah tersebut menunjukkan bahwa sebuah tulisan tampak begitu bernilai. Oleh karena itu, bersegeralah untuk menulis sekarang juga.

* an SDNIBI Banjarbaru teacher


0 comments:

Post a Comment

 
 

Copyright  ©  UP DATE SUBANINDRO