About Us



Want to be like you who have the spirit to master the internet from a slightly
 

Sunday, June 7, 2009

Bersabarlah

Ku menunggu saat-saat indah. Bisa membayangkan kejadian yang paling indah. Perhiasan ala pengantin ada. Warna hijau kehijauan ada. Lampu berkelap-kelip. Wajah dihiasi agar dapat senyuman. Ruangan yang benar-benar enjoy. Ternyata yang indah-indah itu pasti akan datang. Datang tanpa diundang. Datang dengan sendirinya. Sampai tidak sempat berpikir, datanglah yang so pasti indah-indah itu. Bagi kami kejadian yang kami lihat sebenarnya adalah menunggu orang lain berespon seperti apa. Respon orang lain itulah yang amat menentukan tindakan selanjutnya. Masalahnya ide yang banyak hanya dapat dikeluarkan manakala ada terobosan-terobosan yang cepat dan berani. Kejadian matematika yang akhir-akhir ini kurasakan hamper mendekati indah dan itu ternyata bergantung pada diriku, katanya. Kalau versinya dari orang lain seperti bergantung pada diriku. Kalau begitu saya juga akan meresponnya. Tunggu tinggal mainnya lagi. Sudah menjadi kebiasaan ketika sudah banyak kejadian yang harus disikapi malah justru mempercepat obyek yang harus diubah. Hampir dipastikan bahwa akhir-akhir ini saya menemukan seperti piston yang akan menembakkan peluru dari pistol. Untuk mengencangkan tembakan ternya so pasti harus dikendorkan dulu alias refresing. Berarti refresingnya sangat lama sekali. Kalau saya hitung-hitung sudah hampir satu tahun. Waktu yang sangat lama bagiku. Tapi saya merasa ada sesuatu yang baru. Ide semakin menyeruak. Kata kunci dari sini adalah bersabarlah. Bersabarlah wahai kawanku.

0 comments:

Post a Comment

 
 

Copyright  ©  UP DATE SUBANINDRO